Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

KENTUT

" Yang kehilangan merasa biasa, yang menerima malah bingung"  Sering mendengar kalimat itu? Pastinya bukan lagu patah hati ya ... Kalimat ini biasanya diucapkan oleh orang orang yang suka menebar "racun" sembarangan. Racun bukan sembarang racun, racun ini mengandung karbondioksida dan hidrogen sulfida yang membuat tidak nyaman orang2 di sekitar tetapi juga kadang menghibur. Proses pengeluaran gas yang tidak diserap tubuh, yang berasal dari  makanan, bakteri, udara dan sebagainya dari dalam perut kemudian membawa bau, itulah yang disebut Kentut   Kentut memang menimbulkan aroma tak sedap dan  membuat orang lain menutup hidung bahkan menjauh. Tapi percayalah Kentut juga yang bisa membuat kamu dan pasangan menjadi lebih dekat. Umumnya pasangan yang baru menikah beranggapan perlunya menjaga image, maka ritual "buang gas" dianggap tabu jika dilakukan terang terangan, biasanya wanita akan risih kala mendapati suami kentut di hadapanya. Seiring berjalanya waktu,...

HADIAH DARI MANTAN

HADIAH DARI MANTAN Santi terperangah melihat suaminya pulang kerja menenteng sepuluh kotak kardus kue lengkap dengan isinya. Dia sudah siap mengomel panjang kali lebar jika Sang suami  memborong kue sebanyak itu tanpa persetujuannya "Kue sebanyak ini dari mana Mas?" Tanya Santi  "Itu dapat syukuran dari Risma yang ulang tahun kemarin" Jawab suaminya berbohong "Risma, Risma mantan pacarmu? Kok bisa, kan rumahnya jauh?" Santi penasaran dan memberondong suwaminya dengan pertanyaan "Iya siapa lagi, tadi ada teman sekelas yang nawarin lebihan kue, trus diborong sama Risma. Semua sudah dapat jatah, karna Aku paling akhir jadinya dapat bonus juga. "O ... bisa gitu ya?" Santi masih sedikit bingung. Tapi kemudian Dia membuka kotak kue, lalu menikmati isinya. Rado dan Risma adalah teman sekelas yang dulu pernah menjalin hubungan, namun sayang karna alasan tertentu mereka akhirnya berpisah.  Kini masing-masing sudah berkeluarga dan tinggal di kota yang...

ASMARADHANA

Memasuki sebuah ikatan pernikahan yang diawali dengan memilih pasangan tentu bukan perkara mudah. Berbagai kriteria calon pasangan menjadi pertimbangan agar nantinya bisa membawa kebaikan bagi semua. Kecocokan hati merupakan salah satu kunci dimulainya suatu hubungan. Hati yang mendasari sebuah ikatan, serta kontrol untuk setiap hal yang akan dilakukan. Karna dari hati tumbuhlah cinta. Hati disini bukan dimaknai sebagai cinta buta yang menjadikan kita melupakan logika, namun Hati sebagai niat atau kekuatan yang nantinya dalam menjalani pernikahan bisa menjadi penguat ketika bahtera rumah tangga mengalami cobaan. Harta bisa dicari, ketampanan/ kecantikan bisa dimanipulasi, namun dengan niat baik yang lahir dari hati tentu menjadi poin yang tak dapat diabaikan ketika kita telah menemukan seseorang yang menurut kita paling tepat menjadi teman sehidup se-Surga. Jadi ingat sebuah tembang ASMARADHANA Gegaraning  wong akrami Dudu bondo dudu rupo Amung ati pawitane ... (lanjutanya Aku lupa...

ADA DO'AKU DALAM PESANANMU

Selama hampir tiga tahun menjalani profesi sebagai penjual online, sedikit banyak memberi pengalaman baru bagiku. Aku selalu berusaha melayani berbagai kriteria tipe pembeli sebaik mungkin. Mereka yang sekedar bertanya atau berniat membeli, semua kuperlakukan sama. Meski tak jarang ada oknum calon pembeli yang menguji kesabaranku,  tak terlalu kuambil pusing, kerena bagiku itu adalah bagian dari proses pembelajaran. Memajang berbagai produk di grup jual beli berwarna biru dan aplikasi berwarna merah muda tanpa menyertakan harga menjadi pilihanku, kecuali untuk produk yang memang sudah memberi peraturan harga jual dari perusahaan. Sampai detik ini hal itu masih saja dipermasalahkan bagi sebagian orang, Lagi lagi itu adalah pilihan, dan Aku  harus siap dengan konsekuensinya. ==================================== Rasa syukur sekaligus bahagia tak terkira tatkala sebuah pesanan datang dari nomor baru di gawaiku, Katanya pembeli ini tau kontakku dari aplikasi berwarna biru. Setelah ...